Iklan

Candi Borobudur Salah Satu Candi Buddha Terbesar Didunia

Garut Selatan
6 Oktober 2019, 11:22 WIB Last Updated 2019-10-06T04:25:41Z
Baca Juga
GARUTSELATAN.NET - Candi Borobudur terletak di Jalan Badrawati, Kw. Candi Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

Candi Borobudur [foto : maenmaentrip]

Candi Borobudur merupakan candi buddha terbesar di dunia yang dibangun pada abad ke 9 terletak di sebelah barat laut kota Jogja berjarak sekitar 40 kilometer dan bisa ditempuh sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Jogja. Candi Borobudur dibangun pada masa penganut ajaran Buddha Mahayana tepatnya sekitar tahun 750-800 san Masehi. Candi Borobudur juga telah masuk dalam tujuh keajaiban dunia tentu sangat mengesankan ya sebagai orang indonesia memiliki salah satunya.

# Sejarah Candi Borobudur

Berdasarkan Prasasti Karangtengah, diperkirakan Candi Borobudur dibangun oleh Raja Samaratungga dari Wangsa Syailendra dan diselsaikan oleh putrinya, Ratu Pramudawardhani pada abad ke 9. Nama Candi Borobudur berasal dari kata bara dan budur, bara memiliki arti kompleks biara dan kata budur yang memiliki arti atas. Jika digabungkan kata barabudur dibaca Borobudur yang berarti kompleks biara diatas. 

Sampai saat ini belum diketahui pasti siapa pendiri yang membangun Candi Borobudur, tidak ada bukti tertulis maupun bukti lainnya yang menjelaskan tentang Candi Buddha terbesar ini. Memilih lokasi diatas perbukitan tinggi, kompleks biara Candi Borobudur melalui proses pembangunan dengan kurun waktu dari 75 sampai 100 tahun lebih lamanya. Sedikit yang diketahui tentang siapa arsitek bangunan yang tersusun dari 2 juta balok (55.000 M3) batuan andesit yang saling mengunci bagaikan sebuah Puzzle raksasa. 

# Proses Pembangunan Candi Borobudur

Pada awal mulanya Candi Borobudur merupakan rancangan bangunan berupa stupa tunggal yang sangat besar memahkotai puncaknya. Namun karena ada pertimbangan lain bahwa stupa akan terlalu besar dan beresiko membahayakan jika diletakan di puncak maka kemudian stupa tersebut dibongkar dan digantikan dengan tiga barisan stupa dengan ukuran lebih kecil dan satu stupa induk seperti yang diketahui sekarang ini.

Megahnya bangunan Candi Borobudur terbagi kedalam 10 tingkat yang berbentuk punden berundak. Filosopi yang terkandung pada 10 tingkat bangunan Candi Borobudur adalah melambangkan Tahap dan Proses Hidup Manusia. Bangunan Candi Borobudur memiliki enam teras berbentuk bujur sangkar yang diatasnya terdapat pelataran melingkar, pada dinding candi dihiasi dengan kira-kira 2.672 panel relief serta terdapat 504 Arca Buddha. 

Stupa utama Candi Borobudur yang paling besar terletak ditengah sekaligus menjadi mahkota di Puncak Bangunan ini. Stupa puncak tersebut dikelilingi oleh tiga barisan dari 72 stupa yang berlubang dengan terdapat Arca Buddha yang duduk bersila ditengah-tengah bunga teratai sempurna dengan Mudra (sikap tangan) Dharmackakra Mudra (memutar roda dharma).

Pintu Masuk Candi Borobudur [foto : garutselatan.net]

# Berikut proses tahapan-tahapan dalam pembangunan Candi Borobudur adalah sebagai berikut :

Tahap Pertama : Pembangunan Candi Borobudur dilakukan dengan meletakan pondasi dasar bangunan candi, dibangun  diatas perbukitan tinggi yang mana pada bagian bukit yang paling puncak diratakan guna membentuk pelataran datar yang luas. Bahan bangunan dasar Candi Borobudur terbuat dari batuan andesit namun tidak seluruhnya, agar membentuk pondasi dasar tanah pada bagian bukit dipadatkan dan ditutup material struktur batu sehingga menyerupai cangkang yang membungkus bukit tanah.

Bagian bukit yang tersisa ditutup dengan struktur batu lapis demi lapis. Candi Borobudur pada awalnya memiliki rancangan bangunan yang sama persis dengan tingkatan bersusun piramida, hingga kemudian susunan ini diubah dan diganti dengan rancangan tiga undakan pertama yang menutup sruktur asli bangunan piramida yang diubah.

Tahap Kedua : Pada tahap ini hanya dilakukan proses penambahan dua undakan persegi, pagar langkan dan satu undakan melingkar, kemudian selanjutnya langsung dibangun sebuah stupa induk atau tunggal yang sangat besar. Stupa besar ini kemudian menjadi mahkota pada Puncak Candi Borobudur.

Baca Juga : Trip Pantai Rancabuaya dari Kota Bandung

Tahap Ketiga : Pada tahapan ini rancangan bangunan Candi Borobudur mengalami perubahan terletak di atas puncak dengan stupa induk yang memahkotai puncaknya dibongkar dan diganti menjadi tiga undakan lingkaran kecil. Pada undakan tersebut kemudian stupa-stupa kecil dibangun berbaris dan melingkar, lalu pada pelataran undak-undak tersebut diletakan stupa induk/ tunggal ditengah-tengahnya menjadi puncak mahkota baru.

Perubahan undak stupa ini dikarenakan stupa lama terlalu besar dan berat serta beresiko terhadap keamanan bangunan secara keseluruhan sehingga diganti dengan tiga stupa kecil dan satu stupa induk. Rancangan bangunan yang diubah juga menyebabkan pondasi juga diperlebar dan diperluas. Kemudian kaki asli bangunan Candi Borobudur juga dibangun kaki tambahan yang berguna untuk menutup Relief Karmawibhangga.

Tahap Keempat : Pembangunan tahap ke empat hanya dilakukan sekedar perubahan-perubahan kecil dan tahap penyelsaian karena tahap keempat ini merupakan tahap akhir proses Pembangunan Candi Borobudur (finishing). Perubahan tersebut meliputi penyempurnaan relief, penambahan pagar langkan paling luar bangunan, perubahan tangga dan pelengkung atas gawang pintu serta pelebaran ujung kaki bangunan.

Candi Borobudur diperkirakan selesai dan rampung secara total sekitar Tahun 850 Masehi.

Puncak Candi Borobudur [foto : garutselatan.net]

# Relief Candi Borobudur

Candi Borobudur memuat 2.672 panel relief yang jika disusun panjang maka akan mencapai 6 kilometer. Relief Candi Borobudur terbagi menjadi 4 kisah utama yaitu Karmawibangga, Lalitawistara, Jataka/Awadana dan Gandawyuha. Untuk mengikuti cerita yang terpahat di Candi Borobudur, pengunjung harus berjalan searah jarum jam dari pintu timur lalu naik ke tingkat berikutnya demikian berulang hingga mencapai puncak Candi Borobudur. Ritual ini disebut Pradaksina.

# Penemuan Candi Borobudur

Setelah proses pembangunan Candi Borobudur selesai dengan memakan waktu hampir seratus tahun lebih lamanya, Candi Borobudur sempat hilang karena tersembunyi dan terlantar selama berabad-abad. Candi Borobudur terkubur akibat lapisan tanah dan debu vulkanik letusan gunung berapi yang kemudian lama-kelamaan tanah tersebut ditumbuhi pohon dan semak belukar sehingga masyarakat disana tidak tahu menahu bahwa bukit disekitar lingkungan mereka adalah kuburan Candi Borobudur raksasa.

Baca Juga : Curug Rahong Cisewu Yang Fenomenal di Garut Selatan 

Menurut sejarah yang ada, salah satu kemungkinan penyebab mengapa Candi Borobudur ditelantarkan dan ditinggalkan yaitu karena dipindahkannya Ibukota Kerajaan Medang oleh Raja Mpu Sindok pada tahun 928 sampai 1006 Masehi ke kawasan Jawa Timur karena terjadinya bencana yang disebabkan oleh letusan gunung berapi. Meskipun demikian, pernyataan tersebut juga belum bisa dipastikan kebenarannya seratus persen karena tidak ada bukti fisik yang menguatkan tentang pernyataan tersebut.

Candi Borobudur kemudian ditemukan kembali, tepatnya pada Tahun 1814 Masehi, oleh Pemerintahan Inggris di Jawa yang dipimpin oleh Thomas Stamford Raffles yang memiliki ketertarikan pada sejarah dan kebudayaan jawa. Raffles pun sangat berjasa atas penemuan kembali Candi Borobudur dan mulai menarik perhatian dunia. Kemudian pada Tahun 1882 Masehi, bangunan Candi Borobudur disarankan untuk segera dibongkar seluruhnya dan menyelamatkan relief maupun artepak yang tersisa karena maraknya pencurian dan kondisi kurang stabil saat itu.

# Pemugaran Candi Borobudur 

Pada Tahun 1900 Masehi, Pemerintah Hindia Belanda akhirnya mengambil keputusan untuk segera melakukan proses Pemugaran Candi Borobudur yang mulai dilakukan pada kurun waktu 1907 sampai 1911 Masehi. Akhir Tahun 1960 an, Pemerintah Indonesia meminta kerjasama pemugaran berskala internasional, hingga pada Tahun 1975 sampai 1982 bersama UNESCO, Candi Borobudur direnovasi kembali dan pada Tahun 1991, UNESCO menetapkan Candi Borobudur masuk kedalam Situs Warisan Dunia (World Heritage).

Proses Pemugaran Candi Borobudur [foto : idesejarah.net]

# Tiket Masuk Candi Borobudur

Candi Borobudur buka setiap hari mulai pukul 06.00 sampai pukul 17.00. Waktu terbaik untuk mengunjungi Candi Borobudur adalah waktu sunrise saat udara masih segar, bila ikut paket Borobudur Sunrise (Rp. 350.000/orang) kita bisa masuk candi mulai pukul 04.30 lewat Manohara. Harga tiket masuk Candi Borobudur yaitu Rp. 50.000 untuk Dewasa dan Rp. 25.000 untuk anak usia 3 - 10 tahun serta ada diskon 50% bagi rombongan pelajar/mahasiswa minimal 20 orang.

# Hotel Dekat Candi Borobudur

Bagi sebagian besar wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur akan menginap di Jogja, karena lebih banyak pilihan hotel dan mudah dijangkau baik dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Satu-satunya hotel yang ada didalam kompleks Candi Borobudur adalah Hotel Manohara. Berikut daftar hotel dekat Candi Borobudur :

  • Plataran Borobudur Resort merupakan resort mewah yang terletak 1 kilometer dari Candi Borobudur dekat Punthuk Setumbu, tempat yang sangat keren dan cantik untuk menyaksikan matahari terbit dari atas bukit dengan pemandangan langsung ke Candi Borobudur. Harga mulai Rp. 4.000.000/malam.

  • Plataran Heritage Borobudur Hotel merupakan hotel yang bersebelahan dengan Plataran Borobudur Resort. Bangunannya 5 tingkat dengan tersedia banyak kamar sehingga harga lebih terjangkau. Harga mulai Rp. 1.600.000/malam.

  • Amanjiwo Borobudur Resort merupakan hotel mewah di Bukit Menoreh, dekat Candi Borobudur. Banyak wisatawan yang menyukai kemewahan fasilitas yang ditawarkan hotel ini, Harga mulai Rp. 8.500.000/malam.


Tidak semua hotel dekat Candi Borobudur itu mahal karena banyak juga losmen dan penginapan murah dekat Candi Borobudur seperti Lotus Guest House, Hotel Lumintu, Hotel Bhumi Sambhara. Rata-rata tarifnya masih dibawah Rp. 200.000/malam.

Related Search :
  • Candi Borobudur Salah Satu Candi Buddha Terbesar Didunia 
  • Sejarah Candi Borobudur
  • Proses Pembangunan Candi Borobudur
  • Proses tahapan-tahapan dalam Pembangunan Candi Borobudur
  • Relief Candi Borobudur
  • Penemuan Candi Borobudur
  • Pemugaran Candi Borobudur 
  • Tiket Masuk Candi Borobudur
  • Hotel Dekat Candi Borobudur.

Demikian ulasan tentang Candi Borobudur yang bisa penulis sajikan mudah-mudahan dapat bermanfaat menambah wawasan para pembaca sekalian.
Komentar

Tampilkan

Terkini