• Jelajahi

    Copyright © 2019- Garut Selatan Net Media
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Header

    Pembentukan Karakter Yang Bertanggung Jawab

    Garsel Net
    Editor: Garutselatan.Net
    Iklan
    Baca Juga

    Pembentukan Karakter Yang Bertanggung Jawab - Pendidikan karakter merupakan suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada mahasiswa agar mampu mewujudkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupannya sebagai makhluk individu, makhluk sosial, dan makhluk ber- Ketuhanan.


    Pembentukan Karakter Yang Bertanggung Jawab



     Pendidikan karakter berfungsi 


    (1) mengembangkan potensi dasar agar berhati baik, berpikiran baik, dan berperilaku baik; 

    (2) memperkuat  dan membangun perilaku bangsa yang multikultur;  

    (3) meningkatkan peradaban bangsa yang kompetitif dalam pergaulan dunia. 


    Pembangunan karakter dilakukan dengan pendekatan sistematik dan integratif dengan melibatkan keluarga, satuan pendidikan, pemerintah, masyarakat sipil, anggota legislatif, media massa, dunia usaha, dan dunia industri. Sehubungan dengan itu, Universitas Negeri Medan bercita-cita menjadi “the Character Building University” dengan menetapkan enam pilar karakter, yaitu: kewarganegaraan (citizenship), keadilan (faerness), kehormatan (respectful), tanggungjawab (responsible), kepedulian (caring), dan dapat dipercaya (trustworthy). 


    Jadi, tanggung jawab adalah salah satu pilar karakter yang dapat dibangun melalui pendidikan dan implementasinya dalam setiap aspek kehidupan manusia dengan indikator 


    (1) perbuatan yang diharapkan (seharusnya)  dilakukan; 

    (2) rencana ke depan;

     (3) selalu mencoba; 

    (4) selalu melakukan yang terbaik; 

    (5) mengedalikan diri:

    (6) mendisiplinkan diri; 

    (7) berpikir sebelum bertindak-mempertimbangkan konsekuensi;  

    (8) menetapkan contoh yang baik bagi orang lain; dan 

    (9) bertanggung jawab atas kata-kata, sikap, sikap, dan tindakan. 


    Penjelasan dari Indikator tersebut


    1. Orang yang dapat dipercaya adalah orang yang jujur, tidak mencuri, tidak menipu, dapat diandalkan, memiliki keberanian untuk melakukan yang benar, membangun  reputasi yang baik, loyal kepada keluarga, teman, dan Negara; 


    2. Orang yang hormat harus memperlakukan orang lain dengan hormat, mengikuti Golden Rule, toleran dan menerima perbedaan, menerapkan sopan santun, menggunakan bahasa yang baik dalam berkomunikasi, memperhatikan perasaan orang lain, tidak melakukan ancaman, memukul atau menyakiti orang lain, melakukan kemufakatan damai terhadap orang lain yang melakukan kemarahan, penghinaan, dan yang sering menentang kemufakatan; 


    3. Orang yang bertanggungjawab adalah melakukan apa yang seharusnya dilakukan, membuat rencana ke depan, tekun dan selalu mencoba, selalu 

    melakukan yang terbaik, mengontrol diri, berdisiplin, berpikir sebelum bertindak dan mempertimbangkan konsekuensi, bertanggung jawab atas kata- kata, tindakan dan sikap, dan menetapkan contoh yang baik bagi orang lain; 


    4. Orang yang adil adalah bermain sesuai dengan aturan, berbagi dan bergiliran, berpikiran terbuka, mendengarkan orang lain, tidak mengambil keuntungan dari orang lain, tidak menyalahkan orang lain, tidak sembarangan, memperlakukan semua orang secara adil; 


    5. Orang yang perduli adalah penuh kasih dan memperlihatkan kepedulian, mengungkap rasa syukur, memaafkan orang lain, membantu orang yang membutuhkan; dan 


    6. Orang yang menyadari dirinya sebagai warga Negara adalah mau bekerja sama, bertempat tinggal jelas dan formal,  terlibat  dalam urusan yang membuat masyarakat agar lebih baik, menjadi  tetangga  yang baik,   mentaati   hukum  dan  aturan,  menghormati   pemerintah  (otoritas),  melindungi  lingkungan. 



    Berdasarkan  uraian  di atas dapat diketahui bahwa tanggung jawab  adalah salah satu pilar karakter  yang harus dibangun untuk menjadikan  UNIMED menjadi universitas yang unggul  dalam persaingan di era globalisasi. Tanggung jawab menunjuk kepada sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagaimana yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara, dan Tuhan YME. 




    Baca Artikel Menarik lainnya di Google News GARUTSELATAN.NET

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini