Iklan

33 Obat Tradisional Paling Ampuh Atasi Gangguan Kesehatan

20 Februari 2021, 00:05 WIB Last Updated 2021-02-20T06:24:17Z
Baca Juga

Sudah pada zaman nenek moyang dan tabibnya yang menyakini keampuhan pengobatan tradisional tersebut. Kini banyak peneliti yang sedang mencoba meneliti kandungan serta manfaat dari macam-macam obat tradisional tersebut.



Tentunya Mama sudah tak asing dengan macam-macam pengobatan tradisional bukan? Seperti madu untuk mengobati luka, buah ceri untuk mengatasi asam urat, minyak ikan COD untuk menjaga kesehatan mata, serta berbagai jamu-jamu tradisional.


Dalam lima tahun terakhir, peneliti telah mengasilkan ratusan studi tentang efektivitas pengobatan tradisional. Namun, tidak semuanya benar-benar membantu. Sehingga Mama bisa tanyakan pada dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat-obatan tradisional maupun herbal.


Berikut ini akan membahas tentang 30 obat tradisional yang dapat Mama coba untuk mengatasi permasalahan kesehatan menurut Kelvin Halim, S. Gz. yang merupakan tim nutrisionist Jovee. Yuk simak artikelnya di bawah ini!


1. Mentega untuk mengatasi bintik-bintik penuaan


1. Mentega mengatasi bintik-bintik penuaan Freepik/Detry


Mama mulai saat ini bisa melewatkan krim kulit yang mahal dan beralih pada produk seperti mentega untuk mengatasi bintik-bintik penuaan. Kandungan asam laktat dan asam askorbat dalam mentega lebih efektif menghilangkan bintik-bintik penuaan daripada penggunaan asam laktat yang berada dalam krim kulit.  


Cara penggunaannya dengan mengoleskan mentega pada bintik-bintik penuaan di wajah dengan kapas, kemudian bilas dengan air bersihsetelah 20 menit.


2. Vitamin C untuk mengatasi alergi


Freepik/Gargonia


Vitamin C tidak hanya baik untuk mencegah atau mengatasi flu saja, namun sebagai antihistamin alami yang efektif untuk mengatasi alergi. Peneliti merekomendasikan Mama untuk mendapatkan 2gr/hari Vitamin C dari makanan maupun suplemen.


3. Tanaman komfrey untuk mengatasi sakit punggung


 Tanaman komfrey mengatasi sakit punggung Pertanianku.com


Jenis tanaman komfrey telah digunakan selama berabad-abad untuk mengobati nyeri sendi dan otot. Penelitian pada 215 pasien menunjukkan bahwa krim komfrey pekat yang dioleskan di punggung bagian atas dan bawah dapat mengurangi nyeri otot. Mama bisa membelinya di toko kesehatan atau online.


4. Petroleum Jelly untuk mengatasi luka lecet


Petroleum Jelly mengatasi luka lecet Freepik/Taofiqu999


Petroleum Jelly dikenal memiliki manfaat untuk tubuh, dan salah satunya mengobati luka lecet. Bersihkan lecet dengan sabun dan air, kemudian kurangi gesekan dengan mengoleskan petroleum jelly ke area yang meradang, setelah itu tutup dengan perban.



5. Oatmeals untuk mengatasi gigitan serangga


Oatmeals mengatasi gigitan serangga Freepik/Luis-molinero


Seorang profesor dermatologi di George Washington School of Medicine and Health Sciences menyatakan bahwa oatmeal memiliki dasar biologi yang kuat untuk efek anti gatal akibat gigitan serangga.


Mama dapat menggunakan krim dengan kandungan oatmeal koloid di toko obat manapun atau membuat pasta dengan campuran oatmeal dan air yang sama. Kemudian, oleskan pada area yang digigit serangga selama 10 menit, lalu bilas.


6. Lidah Buaya untuk mengatasi luka bakar


 Lidah Buaya mengatasi luka bakar Freepik


Dr. Purvisha Patel, seorang dokter kulit dan pencipta produk perawatan kulit menyatakan bahwa lidah buaya merupakan obat yang sangat menenangkan untuk mengatasi luka bakar.


Gunakanlah lidah buaya murni, daripada yang beraroma atau yang memiliki kandungan alkohol. Jika Mama memiliki tanamannya, potong daun dan oleskan cairannya ke daerah yang terluka. Sementara, untuk luka yang serius sebaiknya hubungi dokter.


7. Susu Magnesium untuk mengurangi rasa sakit sariawan


Susu Magnesium mengurangi rasa sakit sariawan healthline.com
 

Magnesium dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan tekanan darah, menjaga fungsi saraf, membantu produksi protein serta DNA. Namun, tak hanya itu saja karena Magnesium juga bisa menyembuhkan sariawan yang mengganggu.


Bilas mulut dengan susu magnesium untuk mengurangi rasa sakit atau oleskan pada daerah sariawan tiga sampai empat kali sehari.


8. Biji Rami untuk melunakkan feses dan meringankan sembelit


Freepik/Luis-molinero


Jenis tanaman yang memiliki nama latin Linum Usitatissiumun ini diketahui kaya akan kandungan asam lemak omega-3 nya. Dalam 15ml minyak biji rami, mengandung asam lemak omega-3 sebanyak 7mg. Sehingga biji rami disebut merupakan sumber asam lemak omega-3 nabati yang baik untuk melunakkan feses dan meringankan sembelit.


9. Teh Blackberry untuk mengatasi diare


Freepik


Blackberry kaya akan akan tanin yang berperan untuk mengencangkan selaput lendir dalam saluran usus. Konsumsi teh blackberry dengan merebus satu atau dua sendok makan blackberry atau daun blackberry kering dalam satu setengah gelas air selama 10 menit, lalu saring.


Mama bisa minum beberapa gelas dalam sehari. Atau Mama juga bisa membeli produk ini di toko-toko, namun pastikan jika mengandung daun blackberry, bukan perisa blackberry.


10. Mentimun untuk mengurangi pembengkakan pada mata


Freepik/8photo


Mama mungkin tahu mentimun digunakan untuk menutupi mata saat menggunakan masker wajah. Hal ini disebabkan karena mentimun mengandung antioksidan yang membantu mengurangi pembengkakan dan mengurangi rasa sakit.


Berbaringlah kemudian letakkan satu irisan mentimun di atas setiap mata yang tertutup. Ganti irisan mentimun setiap dua atau tiga menit hingga total 15 menit.


11. Minyak esensial lavender untuk mengatasi bau kaki


Freepik/Sandimage


Minyak esensial lavender tidak hanya berbau harum, namun juga memiliki sifat antibakteri yang membantu membunuh kuman. Gosokkan beberapa tes minyak lavender ke kaki sebelum tidur dan pijat. Jika perlu, gunakan kaos kaki supaya minyak lavender tidak menempel di sprei tempat tidur.


12. Minyak esensial peppermint untuk mengatasi sakit kepala tegang


Freepik/Elenglush


Minyak esensial lainnya yang bermanfaat yaitu minyak esensial peppermint, yang mampu mendinginkan kulit dan mengurangi rasa sakit kepala karena tegang seperti fungsi acetaminophen. Campurkan minyak esensial peppermint dengan minyak pencampur seperti minyak zaitun untuk mencegah iritasi kulit, lalu pijat dengan lembut ke arah dahi dan pelipis.



13. Teh Hijau untuk mengatasi nyeri sendi dan radang artritis reumatoid


Freepik/zirconicusso


Teh hijau mengandung antioksidan kuat yaitu epigallocatechin 3-gallate (EGCG) yang mampu mengatasi nyeri sendi dan radang artritis reumatoid. Peneliti menyarankan Mama rutin minum dua atau tiga cangkir teh hijau sehari untuk mendapatkan manfaat optimal.


14. Minyak zaitun untuk mengatasi bibir pecah-pecah


Minyak zaitun mengatasi bibir pecah-pecah Freepik/freepik


Bibir pecah-pecah memang bisa mengganggu, karena rasanya yang perih bahkan bisa berdarah. Untuk mengatasinya, Mama bisa menggunakan minyak zaitun yang dikenal sebagai pelumas alami. Minyak zaitun dapat membantu melembutkan dan melembabkan bibir dengan baik, meski minyak nabati lainnya juga bisa digunakan.



15. Pengobatan tradisional lainnya yang bermanfaat mengatasi masalah kesehatan


Freepik/Xb100


Selain itu, pengobatan tradisional rumahan lainnya yaitu sebagai berikut.


  1. Ceri untuk asam urat
  2. Teh thyme untuk batuk
  3. Aspirin untuk kapalan
  4. Ekstrak globe artichoke untuk GERD dan mulas
  5. Gula untuk cegukan
  6. Adas untuk gangguan pencernaan
  7. Valerian untuk insomnia
  8. Jus lemon untuk batu ginjal
  9. Minyak pohon teh untuk jerawat
  10. Garam untuk infeksi jamur
  11. Minyak hati ikan kod untuk masalah penglihatan
  12. Minyak cengkeh untuk sakit gigi dan gusi
  13. Kedelai untuk osteoporosis
  14. Capsaicin untuk psoriasis
  15. Minyak kayu putih untuk sinusitis
  16. Jahe untuk mual
  17. Hipnotis untuk gejala menopause
  18. Jus cranberry untuk infeksi saluran kemih.


“Beberapa pengobatan yang dapat dilakukan di rumah dapat dijadikan pertolongan pertama pada beberapa kejadian. Namun, bila keadaan semakin parah atau tidak yakin dengan penanganan beberapa kejadian kecelakaan atau penyakit, perlu datang kepada tenaga kesehatan ahli untuk menanganinya.” Menurut Kelvin Halim, tim nutrisionis Jovee.


Namun, jangan lupa untuk konsultasikan ke dokter atau ahli gizi untuk memastikan konsumsinya aman, terutama bagi Mama yang sedang hamil, memiliki penyakit bawaan atau alergi tertentu. (Sumber : Popmama)

Komentar

Tampilkan

Terkini